Jakarta (riaupeople), Pengguna kartu kredit untuk melakukan pembayaran wajib hati-hati. Baru-baru ini di Amerika Serikat, lebih dari 2 (dua) lusin pelayana restoran steak mewah dan rekan-rekannya di tangkap karena mencuri nomor dan data kartu kredit dari pelanggan kaya restoran mewah itu.
Beberapa pelaku merupakan pelayan yang bekerja dari restoran kelas atas, seperti Smith and Wollensky, Capital Grille, dan Wolfgang Steakhouse.
Para pencuri nomor kartu kredit ini biasanya mengincar nomo kartu kredit American Express dan kartu kredit lain yang berlimit tinggi.
Modus pencurian ini menggunakan scanner genggam untuk menyalin informasi nomor kartu kredit dari pelanggan yang melakukan pembayaran ke kasir restoran.
Setelah didapatkan nomor tersebut akan dikirim ke rekannya untuk dicoba dipakai membayar taksi. Jika berhasil maka mereka akan menggunakan untuk berbelanja barang-barang mewah yang mereka inginkan. Sebagaimana yang diberitakan detik.com pencurian kartu kredit ini mencapai US$ 1 juta, kepolisian New York telan menindak kasus-kasu pencurian ini.
Bagaimana dengan di negera kita ? Tentunya pengguna kartu kredit tidak sebanyak di negara luar sana, karena pemakai kartu kredit masih dikalangan ekonomi kelas dan paham akan teknologi ini, kemudian ada juga beberapa pengguna dari kalangan menengah mereka rata-rata mempunyai kartu kredit yang mempunyai limit. Tetapi bagaimanapun juga tetap waspada.